KKN-TI 2024 - Bonto Bahari

Bontoa, Kab. Maros | Lat: -4.9436, Lng: 119.5390

Informasi KKN-TI

Universitas: 🏛️ Universitas Bosowa
Tahun: 2024
Jumlah Peserta: 15 mahasiswa
Tanggal Mulai: -
Tanggal Selesai: -
Durasi: -

Profil Desa Bonto Bahari

Bonto Bahari nama sebuah desa yang berada di wilayah Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Desa Bonto Bahari berstatus sebagai desa definitif dan tergolong pula sebagai desa swasembada (2011-2018). Desa Bonto Bahari memiliki luas wilayah 15,71 km2 dan jumlah penduduk sebanyak 1.327 jiwa dengan tingkat kepadatan penduduk sebanyak 84,47 jiwa/km2 pada tahun 2019. Pusat pemerintahan desa ini berada di Dusun Cambayya. Pusat pemerintahan Desa Bonto Bahari berjarak 4 km dari pusat pemerintahan Kecamatan Bontoa di Panjalingan, Kelurahan Bontoa dan 10 km dari pusat pemerintahan Kabupaten Maros di Kelurahan Pettuadae, Turikale. Wilayah Desa Bonto Bahari termasuk dataran rendah yang meliputi tiga dusun dengan ketinggian bervariasi antara 0–10 mdpl. Dusun Sabang merupakan wilayah pantai sedangkan Dusun Baji Areng dan Dusun Cambayya merupakan wilayah bukan pantai.

Lingkup KKN-TI dan Program Kerja

  1. Lingkup Air Minum : Sumur PAMSIMAS tidak beroperasi, sulitnya mendapatkan air bersih secara mudah dan gratis, serta pengelolaan air yang buruk.

  2. Lingkup Sanitasi dan Persampahan : Infrastruktur sanitasi yang kurang, keterbatasan akses teknologi pengolahan sanitasi, kesadaran Masyarakat yang rendah, serta fasilitas pengolahan sampah yang tidak memadai dengan berserakannya di sekitar aliran drainase

Rekomendasi/Tindak Lanjut

  1. Diperlukan pembaharuan data akses awal terhadap sarana air minum dan sanitasi untuk mengetahui dusun mana yang belum terakses air bersih

  2. Kerja sama masuatakat dengan pemerintah desa untuk penyediaan akses air bersih dan infrastruktur sanitasi di daerah setempat serta memperkuat pengawasan atas penggunaan fasilitas tersebut

  3. Optimalisasi sumur PAMSIMAS Desa Bontobahari, mencari sumber air atau membuat pengolahan air hujan untuk kebutuhan air saat musim kemarau

  4. Teknologi sederhana untuk pengolaan air yang laak konsumsi, pengujian kualitas air secara berkala oleh BP SPAM

  5. Pemberntukan KSM untuk kelancaran O&P sarana air minum, sanitasi kegiatan PHBS agar dapat terpantau

  6. Pemerintah dapat melibatkan Masyarakat dengan penyuluhan serta rancangan pengelolaan sampah dapat terlaksana dan terbentuknya komunitas peduli lingkungan/kerja sama dengan dinas terkait pengelolaan sampah dan limbah

Dokumentasi Foto KKN-TI (5 foto)

Kegiatan Penyediaan Sanitasi Di Sekolah

Kegiatan Penyediaan Sanitasi Di Sekolah

Sosialisasi PHBS dan Pengadaan Poster Bersama SDN 42 Cambayya

Sosialisasi PHBS dan Pengadaan Poster Bersama SDN 42 Cambayya

Kegiatan Kerja Bakti

Kegiatan Kerja Bakti

Kegiatan Pengawasan Pembangunan Irigasi Tambak Bersama Pemerintah Desa Bonto Bahari

Kegiatan Pengawasan Pembangunan Irigasi Tambak Bersama Pemerintah Desa Bonto Bahari

Kegiatan Membantu Puskesmas Bontoa Pemeriksaan Tekanan Darah

Kegiatan Membantu Puskesmas Bontoa Pemeriksaan Tekanan Darah